Vitalitas KemandirianMahasiswa.
Mahasiswa merupakan kaum intelektual yang
memiliki sejuta kreativitas, inovasi, serta visi dan misi yang jelas yang
diharapkan bisa memberikan perubahan pada bangsa. Hal ini ditentukan para kaum
muda atau mahasiswa yang mandiri ditunjang dengan pengalaman selama
berkecimpung di lingkungan perguruan tinggi.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)
Mohammad Nuhmenyatakan “Yang bisa membedakaan mahasiswa dan siswa adalah
kedewasaan. Mereka (mahasiswa) harus memegang dua hal substansial, yakni
tanggung jawab dan kemandirian.”
Mahasiswa yang mandiri adalah mereka yang
memiliki kemampuan untuk mandiri dan bertanggung jawab di tengah arus besar
globalisai. Kemandirian seseorang tidak dimiliki dengan cara instan. Melainkan
butuh proses untuk menjadi dewasa. Mahasiswa atau seseorang dikatakan mandiri
bukan ditentukan faktor usia. Akan tetapi, faktor kedewasaan. Kedewasaan
mencerminkan pribadi seseorang telah mandiri. Dan kemandirian ini dipengaruhi
oleh dua faktor.
Pertama faktor luar yang sering disebut faktor
Eksogen. Faktor ini berasal dari luar diri seseorang seperti keluarga, sekolah
atau lingkungan pendidikan dan masyarakat. Kedua faktor dari dalam atau Endogen
yaitu faktor berasal dari dalam diri sesorang yakni fisiologis dan psikologis.
Tentunya mereka (mahasiswa) menemukan berbagai
kendala saat kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.Baik itu kurangnya
fasilitas, sarana prasana yang kurang memadai dan juga kehadiran dosen
mempengaruhi akademiknya. Meskipun demikian mahasiswa dituntut untuk lebih
mandiri agar bisa mengatasi atau menemukan solusi yang mereka hadapi selama
menempuh studinya di kampus.
Bagaimana caranya
menjadi mahasiswa mandiri?Yang paling signifikan adalah faktor Endogen. Bila
faktor Endogennya sudah bisa menjadi fondasi yang kukuh bagi dirinya maka ia
tidak akan terpengaruh dengan lingkungan sekitar. Ada kemungkinan ia akan
mempengaruhi orang sekitarnya sehingga mereka ikut-ikutan hidup mandiri dalam
menitih karirnya.
Kemandirian akan menjadi fondasi yang lebih
kuat dan kebebasan memilih ruang gerak yang makin luas, makin kuat fondasi dan
makin luas ruang gerak akan mendorong mahasiswa (setiap orang) berperan secara
optimal dalam kehidupan, akibatnya keberanian mendesain jalan hidup sendiri
akan tumbuh tanpa terbelenggu oleh hal-hal yang dapat meredupkannya.
Kemandirian belajar adalah suatu usaha yang dilakukan untuk melakukan
aktivitas belajar dengan cara mandiri atas dasar motivasinya sendiri untuk
menguasai suatu materi tertentu sehingga bisa dipakai untuk memecahkan masalah
yang sedang dihadapi. Bisa lewat browsing google atau melakukan
diskusi-diskusi dengan teman sejawatnya dan juga lebih banyak membaca buku
Seorang mahasiswa dengan kesadaran sendiri mau
belajar sesuai dengan jadwal yang ia tetapkan sendiri.Dengan kemauan sendiri
berlatih suatu ketrampilan tertentu, seperti olahraga, musik, tari, teknologi.
Juga tidak mau terlalu banyak bergantung kepada bantuan orang lain.
Oleh karena itu siapa pun dia. Yang menjadi mahasiswa sudah seharusnya
aktif akan mencari bahan mata kuliah sendiri. Sehingga dalam kemandirian
belajar, seorang siswa harus proaktif serta tidak tergantung pada seorang dosen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar